Dalam studi yang dilakukan para peneliti di University of Calgary, ada 20 remaja ( usia 13-19 tahun ) yang diberikan energy drink berkafein bebas gula ( sugar free ) setelah mereka berpuasa. Kemudian dilakukan pemeriksaan gula darah pada menit ke-30, 45, 60, 90 dan 120. Hasilnya ternyata terdapat kenaikan sebesar 25 % gula darah dibandingkan kontrol( yang tidak minum energy drink). Sehingga dapat disimpulkan bahwa remaja yang suka minum energy drink berkafein berisiko memiliki masalah dengan kadar gula darah dan berpotensi menjadi sindroma metabolik kelak kemudian hari. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam the "World Diabetes Congress" of the International Federation in Vancouver (Canada).
Mari kita perhatikan baik-baik apa yang dikonsumsi bahkan sejak kita masih remaja.
" Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih,
pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya."
God Bless You-DrJ
No comments:
Post a Comment