Saturday, 26 December 2015

Anemia terkait gangguan fungsi kognitif

Pasien yang mengalami gangguan fungsi kognitif ringan berisiko menderita anemia 2 kali lipat lebih besar dibandingkan mereka yang memiliki fungsi kognitif yang normal. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh tim dari University Hospital di Essen setelah mereka menganalisa 4814 data dari the "Heinz Nixdorf Recall" study. Anemia bisa diketahui dari pemeriksaan darah dengan mengukur kadar Hemoglobin. Secara klinis, pasien anemia bisa dilihat dari warna sklera mata yang pucat, lemah, lesu dan kurang bertenaga. Dalam kasus ini pengobatan anemia tidak bisa hanya diberikan suplemen penambah darah seperti iklan di televisi. Namun harus dicari penyebab gangguan kognitifnya. 

"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

God Bless You -DrJ

No comments:

Post a Comment