Sunday, 13 December 2015

Berita Negatif statin meningkatkan risiko serangan jantung

Statin merupakan obat yang saat ini digunakan secara umum untuk menurunkan kolesterol LDL sehingga mengurangi terjadinya proses pembentukan plak di pembuluh darah/ atherosclerosis. Kejadian serangan jantung / myokard infark diakibatkan karena proses atherosclerosis di pembuluh darah koroner. Pemberitaan negatif di media massa dan elektronik terkait efek samping statin tentu saja mempengaruhi kepatuhan pasien dalam konsumsi obat. Tercatat ada 6.480.000 berita negatif efek samping statin dan hanya 1.140.000 yang memberitakan manfaat statin di google.
Drs Sune Fallgaard Nielsen dan Børge Grønne Nordestgaard ( University of Copenhagen Denmark ) melakukan penelitian terhadap 674.900 pasien di Denmark yang diresepkan obat Statin. Dalam 6 bulan awal, 91.551 pasien menghentikan pengobatan sedangkan 683.349 pasien tetap melanjutkan pengobatan. Ternyata mereka yang menghentikan pengobatan statin berisiko terkena Myokard infark sebesar 26% dan 18% diantaranya meninggal akibat serangan jantung. 

"Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku,ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!"

Selamat hari minggu
God Bless You-DrJ

No comments:

Post a Comment