Saturday, 14 November 2015

Filosofi pengobatan

Ketika pasien berobat ke dokter, hal utama yang akan diharapkan oleh pasien adalah terapi / pengobatan dari dokter untuk kesembuhannya. Secara sederhana modalitas terapi yang diberikan dokter bisa digolongkan sebagai berikut: 
1. Terapi medikamentosa
Terapi ini menggunakan obat-obatan baik obat untuk gejalanya / obat simptomatik maupun obat kuratif / untuk menghilangkan penyebab. Contoh pasien Malaria diberikan anti malaria sebagai obat kuratif dan penurun panas sebagai obat simptomatik.
2. Terapi Bedah
Jika memang penyakitnya tidak bisa diberikan terapi obat-obatan maka tindakan pembedahan sebagai pilihan terbaik. 
Contoh pasien Hernia perlu dilakukan tindakan operasi dan tidak bisa diberikan obat-obatan untuk menyembuhkan penyakitnya. 

3. Terapi non medikamentosa
Terapi ini tidak memerlukan obat atau tindakan pembedahan. Biasanya dokter akan memberikan saran terkait kebiasaan atau gaya hidup yang perlu dirubah. Juga termasuk di dalamnya fisioterapi, terapi perilaku, pengaturan nutrisi, dll. 
Contoh : pasien diare akibat konsumsi obat diabetes golongan metfomin. Penghentian obat metformin akan menyembuhkan diarenya.

Tidak ada satu modalitas terapi yang bisa mengobati semua penyakit. Masing-masing terapi sangat spesifik untuk kasus penyakit tertentu. Jika anda sakit kepala, maka anda tidak perlu sampai melalukan pembedahan untuk membuang isi kepala anda. Begitu juga jika anda mengalami patah tulang terbuka, tak cukup hanya diobati dengan pain killer dan menjaga pola makan, namun tindakan pembedahan sangat direkomendasikan. 

" Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga."

God Bless You-DrJ

No comments:

Post a Comment