Cepat atau lambat penerima donor liver akan mengalami perlemakan hati. Kondisi ini tergantung dari kondisi sebelum dan sesudah transpantasi liver dilakukan. Adapun faktor risiko yang berperan adalah tingginya Body Mass Index, kadar trigliserida ( lemak dari makanan ) , diabetes tipe 2, konsumsi alkohol. Studi ini dilakukan oleh Institute for Clinical and Experimental Medicine di Praha, Cekoslovakia yang menganalisa 548 penerima transplant liver. Steatosis mengenai 56.4 % pasien, 17% diantaranya kasus yang berat. Sesudah 1 tahun paska transplant 30,3% pasien berkembang menjadi perlemakan hati dan angka ini meningkat menjadi 47,6 % sesudah 10 tahun. Oleh karena itu pasien post transplant diharapkan bisa menjaga tubuh agar tidak terlalu banyak faktor risiko yang melekat pada dirinya.
" Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati."
Selamat hari minggu
God Bless You -DrJ
No comments:
Post a Comment