Riset membuktikan bahwa menangis ternyata memiliki efek positif, karena selain bisa melepaskan tekanan di jiwa, menangis ternyata bisa memicu tubuh memproduksi hormon endorphin, yang memiliki efek layaknya morfin namun aman karena diproduksi alami oleh tubuh sehingga jiwa kita akan terasa lega, lepas, dan bebas.
Berikut testimoni pasien yang sudah merasakan MANFAAT MENANGIS tersebut.
Pasien saya, usia 25 tahun, anggap saja namanya Ani. Dia habis bertengkar hebat dengan pacarnya, kepingin nangis...tapi gengsi kalau nangis di rumah karena ortunya ga' setuju mereka pacaran ...
Tiba-tiba Ani teringat kenapa tidak pergi ke Adijasa (tempat persemayaman org meninggal) dan menangis sepuasnya di sana......
Bila menangis pasti tidak bakal ada orang yang merasa heran ......
Lalu dia pun pergi ke ruang VIP I J K L Adijasa dimana terdapat seorang kakek yang baru saja meninggal, menetapkan hati, lalu berlutut di depan jenazah dan menangis sejadi-jadinya ......
Di samping jenazah kakek tua itu ada 2 orang wanita setengah baya saling berpandangan dan mengumpat pelan : " Dasar tua bangkotan ... ternyata masih ada wanita simpanan ke 3 !!!."
Merekapun kasak kusuk berdua, selanjutnya berjalan ke Ani itu dan memapahnya berdiri, sambil menghibur : "adik ke 3, sudahlah ... kami lihat kamu menangis dengan sangat sedih, kami sudah musyawarah dan memutuskan membagikan uang cash senilai Rp. 5 Milyar kepadamu, sedangkan harta lain seperti rumah, saham, dan lain-lain, kamu jangan minta bagian lagi yach ...... OKAY ????"
Begitulah... Rejeki kadang2 datang di saat yg tak terduga ya...=-D =D =))
Jadi benarlah nasihat ini :
" Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya."
God Bless You-DrJ
No comments:
Post a Comment